Home   |     News   |     Contact Us
News    |    Video    |    Blog    |    Rumah Sakit    |    Klinik    |    Apotek    |    BBLauncher    |    BBRadioStreamer   
Bersama kiatsehat.com Wujudkan Indonesia Sehat Tahun 2010
Artikel Terbaru 
- Mulut dan Gigi

- Kecantikan

- Kelahiran

- Kehamilan

- Berat Badan

- Makanan & Nutrisi

- Mata


  Topik Lainnya
 Semua Para Pakar 
 Semua News & Events 
 Semua Kiat Artis 
 Semua Sehat Bareng Bintang 
 Semua Kolom Pembaca 
Our Partner 
 Semua Artikel Terbaru 
 
                            
 Semua Tips Dokter Kita 
Foto Event 
AM1278 Radio Antariksa Streaming Radio Online
Info Kita 
Gigi
Menurut Soraya Dian Permata Rezky, SKG, dari Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas Airlangga Surabaya, menjelaskan bahwa sebenarnya warna normal gigi manusia tidak ada yang benar – benar putih. Pada anak – anak warna gigi cenderung putih keabu – abuan, sedangkan warga normal gigi pada orang dewasa adalah putih kekuning – kuningan. Jika ada perbedaan warna kuning gigi pada individu yang berbeda bisa jadi disebabkan oleh faktor cahaya dan ketebalan enamel atau dentin.Disamping itu, juga terdapat beberapa faktor penyebab perubahan warna pada gigi, antara lain adalah Life style.

Life style atau gaya hidup turut memberikan pengaruh yang cukup besar dalam hal perubahan warna alami gigi. Seperti konsumis teh, kopi, saus, atau kebiasaan merokok dapat semakin mempertebal dentin dan mempertipis enamel, sehingga warna gigi bisa berubah menjadi lebih kuning. Selain itu, kebiasaan yang malas untuk mnggosok gigi juga bisa menjadi suatu penyebab berubahnya warna alami atau warna normal gigi. Gosok gigi wajib untuk dilakukan, minimal setiap selesai makan. Lebih baik lagi untuk melakukan aktifitas gosok gigi setiap selesai makan dan juga sebelum tidur. Dan pastikan agar minimal setiap enam bulan sekali pergi ke dokter gigi untuk periksa gigi, siapa tahu ada penyakit atau gangguan gigi yang harus segera ditangani oleh dokter gigi.



Kalau pun warna gigi sudah terlajur berubah, atau sudah terlanjur berwarna kuning, maka sebagai solusinya bisa dilakukan dengan bleaching. Bleaching merupakan metode pemutihan gigi yang saat ini sudah banyak digunakan. Ada dua jenis bleaching yang biasa dilakukan untuk memutihkan gigi, yaitu external bleaching dan internal bleaching. external bleaching biasanya dilakukan untuk memutihkan gigi yang telah berubah warna dalam kondisi yang tidak parah pada gigi vital atau gigi hidup. Sedangkan internal bleaching biasanya dilakukan untuk memutihkan gigi yang telah berubah warna dalam kondisi yang parah pada gigi non vital atau gigi mati.



Selain itu, kita juga bisa menggunakan cara yang lebih alami dan murah untuk memutihkan warna gigi, yaitu dengan stroberi, brokoli, seledri dan wortel. Untuk penggunaannya pun sangat sederhana, cukup dengan memilih salah satunya yaitu stroberi, atau brokoli, seledri, atau juga wortel, kemudian cuci sampai benar – benar bersih, dan haluskan. Setelah dihaluskan bisa langsung ditempelkan pada gigi selama 1 hingga 2 menit saja, kemudian bisa langsung dibersihkan dengan cara menggosok gigi dengan menggunakan pasta gigi seperti biasanya.



Selain segar, buah dan juga sayuran yang mengandung banyak serat seperti yang telah disebutkan tadi juga berkhasiat untuk memutihkan warna gigi. Namun yang perlu diketahui adalah warna alami atau warna normal gigi yang tidak ada yang benar – benar putih sehingga hasil usaha pemutihan gigi yang telah dilakukan memang tidak dapat memberikan hasil warna gigi yang benar – benar putih

Dari : Soraya Dian Permata Rezky, SKG || 2010-09-03 11:46:06
Lihat Komentar [0] || Beri Komentar
Hal : [Pertama] 1 [Terakhir] 
Beri Info Kita 
Isi email dan komentar Anda, tanda (*) harus diisi.
Judul Info Kita
Nama (*)
Kota
Subyek
Email (*)
Info (*)
Security Image
copyright © 2007 www.kiatsehat.com

Informasi pada web site ini ditujukan hanya untuk kebutuhan informasi saja dan tidak untuk menggantikan saran pakar kesehatan. Sebaiknya anda tidak menggunakan informasi pada web site ini untuk mendiagnosa atau melakukan tindakan medis tanpa petunjuk Dokter anda. Bacalah semua paket produk secara baik dan hati-hati. Informasi kesehatan ini kami usahakan untuk dapat dilakukan update sesegera mungkin, beberapa info mungkin kurang baru, Jika anda mempunyai keluhan kesehatan, segera hubungi penyedia pelayanan kesehatan professional anda.