|
Jumat
Jumat, 30 Juli 2010
Memilih Pasta Gigi
Kiat
Sehat-Surabaya.Dewasa ini penggunaan pasta gigi seperti sudah merupakan
bagian dari syarat tetap dalam bagian proses menyikat gigi. Diperlukan kiat-kiat
pemilihan pasta gigi yang tepat guna mengoptimalkan dampak yang signifikan
terhadap kebersihan gigi. Disamping itu, pemilihan pasta gigi yang baik dan
sehat juga berpotensi menekan timbulnya rasa ngilu pada gigi.
Beberapa tips memilih pasta gigi yang baik dan sehat:
Pilih pasta gigi yang mengandung cukup fluoride. Kadar fluoride berfungsi untuk
menjaga gigi agar tidak berlubang. Namun, anak-anak di bawah 3 tahun sebaiknya
tidak memakai odol. Karena, terlalu banyak fluoride juga tidak sehat dan membuat
gigi lebih rapuh. Fluoride juga juga dapat menimbulkan bahaya bagi kesehatan
jika tertelan.
Pilih pasta gigi yang memiliki kandungan detergent paling sedikit. Busa yang
terlalu banyak mengindikasikan bahwa kandungan deterjen yang dimiliki juga
banyak. Stigma bahwa semakin banyak busa semakin baik, tidak benar adanya.
Hindari langsung makan setelah menyikat gigi. Pasalnya, kadar asam mulut akan
turun dan fluoride pun hilang, sehingga kuman akan masuk lagi. Aktifitas makan
sebaiknya 1 hingga 2 jam setelah menyikat gigi.
Dari hasil penelitian di banyak negara fluoride merupakan bahan yang terbukti
dapat menurunkan prevalensi karies. Penambahan zat adiktif sebagai desinfektan
juga dapat membunuh kuman-kuman yang ada di plak gigi hingga beberapa jam
setelah melakukan sikat gigi.
Namun bukan berarti fluoride sama sekali tidak berbahaya bagi tubuh manusia,
hingga kini fluoride masih dipakai para ahli senjata sebagai bahan campuran
pembuatan bom atom, jika tertelan dalam dosis tertentu fluoride dapat
menimbulkan gangguan kesehatan pada beberapa organ vital tubuh. Bahan lain yang
ditambahkan pada pasta gigi dewasa ini adalah pyrophosphates yang membantu
mencegah timbulnya karang gigi.
Ada pula pasta gigi yang ditujukan untuk mengurangi gigi sensitif. Penting untuk
diingat, pemakaian pasta gigi semacam ini tidak akan efektif apabila rasa ngilu
yang timbul pada gigi disebabkan oleh adanya lubang yang sudah mencapai syaraf
gigi. Jika demikian, diperlukan perawatan saraf gigi (endodontic intra canal)
oleh dokter gigi.
Pemakaian pasta gigi yang mengandung bahan pemutih gigi juga tidak dapat membuat
gigi menjadi instan putih cemerlang. Terutama bagi yang memiliki gigi berwarna
kecoklatan akibat konsumsi antibiotik, menyikat gigi dengan pasta gigi yang
mengandung zat pemutih sama sekali tidak akan menyebabkan gigi menjadi berwarna
putih. Pada hal ini, konsumen pasta gigi disarankan jangan berharap banyak pada
pasta gigi pemutih yang dijual bebas dipasaran. Pemutihan gigi hanya bisa
dilakukan oleh dokter gigi.www.klikdokter.com
Kirim artikel ke teman anda, tanda (*) harus diisi. |
|