|
Memilih Jenis Kelamin Anak
Memilih Jenis Kelamin Anak
Oleh : dr. Dyan Pramesti, Mkes, SpAnd
Program
Konsultasi Kesehatan Reproduksi
AM 1278 Radio Antariksa
Kiatsehat.Seiring perkembangan teknologi permintaan akan kebutuhan segala sesuatu dalam
berbagai segi kehidupan manusia semakin beraneka ragam. Penelitian-penelitian
dalam bidang kedokteran dan kesehatan serta akses informasi yang semakin mudah
didapat membuat masyarakat lebih mudah menentukan yang terbaik dalam kehidupan
mereka, termasuk dalam hal memilih jenis kelamin anak.
Banyak hal yang mendasari mengapa seseorang
memilih jenis kelamin anaknya. Yang pertama karena adanya sebuah kepentingan
artinya ada hal-hal yang menyebabkannya, seperti adanya penyakit-penyakit
keturunan yang berkaitan dengan kromosom seks yang terkait dengan jenis kelamin.
Misalnya, buta warna karena mayoritas buta warna selalu terjadi pada laki-laki.
Kedua adalah keinginan pribadi, karena ingin memiliki atau menambah anak
laki-laki atau perempuan.
Selain itu faktor kromosom juga menjadi faktor utama yang sangat menentukan.
Kromosom adalah bagian dari sel yang letaknya di dalam inti sel. Didalamnya
mengandung gen-gen yang menentukan sifat atau karakter genetik suatu individu.
Kromosom pada manusia dibagi dua yakni kromosom somatik dan kromosom seks.
Pada manusia jumlah kromosom ada 46 terbagi menjadi 23 milik bapak dan 23 milik
ibu. 22 kromosom pada pihak ayah adalah kromosom somatik dan yang 1 adalah
kromosom seks begitu pula pada pihak ibu. Dalam prosesnya menjadi individu baru
dari pihak ibu dibawa oleh sel telur sedangkan pihak bapak dibawa oleh
spermatozoa. Pertemuan keduanya itulah menghasilkan individu baru. Kromosom
seks dari ibu semua jenisnya X sedangkan dari pihak laki - laki atau pihak ayah
bisa X atau Y, dan itulah yang akan menentukannya nanti.
Kirim artikel ke teman anda, tanda (*) harus diisi. |