Home   |     News   |     Contact Us
News    |    Video    |    Blog    |    Rumah Sakit    |    Klinik    |    Apotek    |    BBLauncher    |    BBRadioStreamer   
Bersama kiatsehat.com Wujudkan Indonesia Sehat Tahun 2010
Artikel Terbaru 
- Mulut dan Gigi

- Kecantikan

- Kelahiran

- Kehamilan

- Berat Badan

- Makanan & Nutrisi

- Mata


  Topik Lainnya
 Semua Para Pakar 
 Semua News & Events 
 Semua Kiat Artis 
 Semua Sehat Bareng Bintang 
 Semua Kolom Pembaca 
 Home Artikel 
Pergantian Musim

Pancaroba, Waspadai ISPA Dan Gastrointritis

 

Surabaya, 11 November 2008

Pergantian musim atau pancaroba seringkali menimbulkan banyak masalah kesehatan. Gangguan-gangguan kesehatan rentan datang pada orang-orang dengan daya tahan tubuh yang kurang baik saat peralihan musim itu tiba. Udara yang sebelumnya panas tiba-tiba menjadi dingin dan lembab. Kondisi tersebut membuat tubuh kurang nyaman dan mudah terserang penyakit.

 

 

Penyakit yang biasanya muncul pada masa pancaroba, antara lain gangguan pernapasan ISPA (Infeksi Saluran Napas Atas), gangguan pencernaan (gastrointritis) seperti muntaber dan diare. Hingga saat ini Demam Berdarah (DB) masih menjadi penyakit yang populer diderita masyarakat, meski angka kejadiannya belum terlalu tinggi, namun di beberapa rumah sakit mulai banyak pasien diare dan muntaber yang datang. Faktor perilaku masyarakat yang kurang memahami pentingnya kebersihan lingkungan meningkatkan angka kejadian timbulnya penyakit-penyakit saat masa peralihan musim ini semakin tinggi.

 

Sampai saat ini ISPA masih menjadi nomor satu. Sebaiknya masyarakat waspada akan perubahan cuaca, kelembaban yang signifikan akan mempengaruhi saluran napas bagian atas terutama tenggorok, hidung, dan paru-paru. Gangguan tenggorokan dan pilek pada pergantian musim memang agak berbeda, gangguan tersebut biasanya susah untuk dihentikan dan berlangsung agak lama. Semakin lama dan semakin bandel sembuh.

 

Gastrointritis (gangguan pencernaan) biasanya terjadi karena adanya peralihan kotoran atau sampah yang biasa ada di daerah perifer. Kotoran tersebut kemudian terbawa oleh aliran air, dan menyebabkan orang terpapar oleh infeksi / gastrointritis yang biasa kita kenal sebagai diare atau muntaber. Kejadian ini biasanya melanda mereka yang suka jajan atau makan diluar. Diare dikatakan sebagai penyakit meluar. Ia ditularkan oleh kotoran ke manusia melalui perantara lalat. Banyaknya lalat saat peralihan musim seperti saat ini membuat kita harus lebih memperhatikan  kebersihan sampah disekitar kita. Jika kebersihan lingkungan dan sampah terjaga, maka secara otomatis akan mengurangi populasi lalat.

 

Tips sederhana mengantisipasi datangnya pergantian musim :

Jaga kondisi tubuh jangan terlalu capek

Perhatikan diet atau makanan yang dikonsumsi

Sebisa mungkin hindari hujan, jika terlanjur usahakan segera mengkonsumsi minuman hangat untuk meningkatkan suhu tubuh seperti semula.

 

dr. W. L. Ariyanto

Yayasan Gempita Surabaya

Program " Kiat Sehat "

Setiap hari Selasa jam 3 sore di AM 1278 Radio Antariksa-Surabaya

 

 

Dukung Indonesia Sehat 2010 Bersama

AM1278 Antariksa Radio Info Kiat Sehat Surabaya

 

 

 

Kirim artikel ke teman anda, tanda (*) harus diisi.
Nama (*)
Email Anda (*)
Email Teman (*)
Security Image
copyright © 2007 www.kiatsehat.com

Informasi pada web site ini ditujukan hanya untuk kebutuhan informasi saja dan tidak untuk menggantikan saran pakar kesehatan. Sebaiknya anda tidak menggunakan informasi pada web site ini untuk mendiagnosa atau melakukan tindakan medis tanpa petunjuk Dokter anda. Bacalah semua paket produk secara baik dan hati-hati. Informasi kesehatan ini kami usahakan untuk dapat dilakukan update sesegera mungkin, beberapa info mungkin kurang baru, Jika anda mempunyai keluhan kesehatan, segera hubungi penyedia pelayanan kesehatan professional anda.