Home   |     News   |     Contact Us
News    |    Video    |    Blog    |    Rumah Sakit    |    Klinik    |    Apotek    |    BBLauncher    |    BBRadioStreamer   
Bersama kiatsehat.com Wujudkan Indonesia Sehat Tahun 2010
Artikel Terbaru 
- Mulut dan Gigi

- Kecantikan

- Kelahiran

- Kehamilan

- Berat Badan

- Makanan & Nutrisi

- Mata


  Topik Lainnya
 Semua Para Pakar 
 Semua News & Events 
 Semua Kiat Artis 
 Semua Sehat Bareng Bintang 
 Semua Kolom Pembaca 
 Home Artikel 
Pria Berisiko Terkena Osteoporosis

Pria Berisiko Terkena Osteoporosis

 

Surabaya, 22 Mei 2008

Satu dari tiga perempuan dan satu dari lima pria di Indonesia terserang osteoporosis atau keretakan tulang. (Yayasan Osteoporosis Internasional)

Penyakit osteoporosis adalah berkurangnya kepadatan tulang yang progresif, sehingga tulang menjadi rapuh dan mudah patah. Tulang terdiri dari mineral-mineral seperti kalsium dan fosfat, sehingga tulang menjadi keras dan padat. Jika tubuh tidak mampu mengatur kandungan mineral dalam tulang, maka tulang menjadi kurang padat dan lebih rapuh, sehingga terjadilah osteoporosis. Kita mungkin kurang menyadari bahwa tulang juga merupakan bagian tubuh yang sangat penting. Bukan hanya sebagai penyangga badan, tapi juga sebagai pelindung organ tubuh yang vital. Osteoporosis mungkin merupakan satu diantara penyakit tulang yang kita tahu, namun sebenarnya banyak sekali macam penyakit dan gangguan yang dapat diderita oleh tulang kita. Penyakit osteoporosis yang kerap disebut penyakit keropos tulang ini ternyata menyerang wanita sejak masih muda. Tidak dapat dipungkiri penyakit osteoporosis pada wanita ini dipengaruhi oleh hormon estrogen. Namun, karena gejala baru muncul setelah usia 50 tahun, penyakit osteoporosis tidak mudah dideteksi secara dini. Osteoporosis tidak menampakkan tanda-tanda fisik yang nyata hingga terjadi keropos atau keretakan pada usia senja.

 

Sekitar 80% persen penderita penyakit osteoporosis adalah wanita, termasuk wanita muda yang mengalami penghentian siklus menstruasi (amenorrhea). Hilangnya hormon estrogen setelah menopause meningkatkan risiko terkena osteoporosis. Tanda-tanda osteoporosis diantaranya postur tubuh yang berubah, pada wanita yang telah post-menopouse menjadi agak membungkuk karena ada penekanan di bagian ruas tulang belakangnya. Bisa juga terjadi patah tulang tanpa penyebab yang jelas (tulang mudah rapuh). Meskipun penyakit osteoporosis lebih banyak menyerang wanita, pria tetap memiliki risiko terkena penyakit osteoporosis. Sama seperti pada wanita, penyakit osteoporosis pada pria juga dipengaruhi estrogen. Bedanya, laki-laki tidak mengalami menopause, sehingga osteoporosis datang lebih lambat.  Menurut dr. Nario Gunawan,SpOT, Specialis Orthopaedi & Traumatologi dari RS Dr. Soetomo Surabaya, nutrisi yang seimbang masih sangat diperlukan. Nutrisi yang banyak mengandung kalsium, misalnya  terdapat pada ikan laut. Vitamin D juga bisa membantu kita dengan bantuan paparan sinar matahari yang cukup, terutama pada pagi hari. Olahraga serta menghindari pengaruh buruk, seperti minum alkohol yang berlebihan, banyak merokok dan minum kopi yang berlebihan dapat dijadikan prinsip untuk mencegah terjadinya osteoporosis dini.(Tik)

 

Studi tentang penyakit Osteoporosis dari berbagai sumber :

 

  1. Satu diantara tiga wanita di atas usia 50 tahun dan satu diantara lima pria di atas 50 tahun menderita osteoporosis.

  2. Penderita osteoporosis di Eropa, Jepang, Amerika sebanyak 75 juta penduduk, sedangkan China 84 juta penduduk.

  3. Ada 200 juta penderita osteoporosis di seluruh dunia.Risiko kematian akibat patah tulang pinggul sama dengan kanker payudara. (Studi Cummings et al, 1989)

  4. Prevalensi osteoporosis untuk umur kurang dari 70 tahun untuk wanita sebanyak 18-36%, sedangkan pria 20-27%, untuk umur di atas 70 tahun untuk wanita 53,6%, pria 38%.

  5. Lebih dari 50% keretakan osteoporosis pinggang di seluruh dunia kemungkinan terjadi di Asia pada 2050. (Yayasan Osteoporosis Internasional)

  6. Mereka yang terserang rata-rata berusia di atas 50 tahun. (Yayasan Osteoporosis Internasional)

  7. Satu dari tiga perempuan dan satu dari lima pria di Indonesia terserang osteoporosis atau keretakan tulang. (Yayasan Osteoporosis Internasional)

  8. Dua dari lima orang Indonesia memiliki risiko terkena penyakit osteoporosis. (DEPKES, 2006)

  9. Jumlah penderita osteoporosis di Indonesia jauh lebih besar dari data terakhir Depkes, yang mematok angka 19,7% dari seluruh penduduk dengan alasan perokok di negeri ini urutan ke-2 dunia setelah China.

 

Wujudkan  Indonesia Sehat 2010

AM 1278 Antariksa Radio Info Kiat Sehat Surabaya

 

Kirim artikel ke teman anda, tanda (*) harus diisi.
Nama (*)
Email Anda (*)
Email Teman (*)
Security Image
copyright © 2007 www.kiatsehat.com

Informasi pada web site ini ditujukan hanya untuk kebutuhan informasi saja dan tidak untuk menggantikan saran pakar kesehatan. Sebaiknya anda tidak menggunakan informasi pada web site ini untuk mendiagnosa atau melakukan tindakan medis tanpa petunjuk Dokter anda. Bacalah semua paket produk secara baik dan hati-hati. Informasi kesehatan ini kami usahakan untuk dapat dilakukan update sesegera mungkin, beberapa info mungkin kurang baru, Jika anda mempunyai keluhan kesehatan, segera hubungi penyedia pelayanan kesehatan professional anda.