|
Pria Berisiko Terkena Osteoporosis
Pria
Berisiko Terkena Osteoporosis
Surabaya,
22 Mei 2008
Satu
dari tiga perempuan dan satu dari lima pria di Indonesia terserang osteoporosis
atau keretakan tulang. (Yayasan Osteoporosis Internasional)
Penyakit
osteoporosis adalah berkurangnya kepadatan tulang yang progresif, sehingga
tulang menjadi rapuh dan mudah patah. Tulang terdiri dari mineral-mineral
seperti kalsium dan fosfat, sehingga tulang menjadi keras dan padat. Jika tubuh
tidak mampu mengatur kandungan mineral dalam tulang, maka tulang menjadi kurang
padat dan lebih rapuh, sehingga terjadilah osteoporosis. Kita
mungkin kurang menyadari bahwa tulang juga merupakan bagian tubuh yang sangat
penting. Bukan hanya sebagai penyangga badan, tapi juga sebagai pelindung organ
tubuh yang vital. Osteoporosis mungkin merupakan satu diantara penyakit tulang
yang kita tahu, namun sebenarnya banyak sekali macam penyakit dan gangguan yang
dapat diderita oleh tulang kita. Penyakit osteoporosis yang kerap disebut
penyakit keropos tulang ini ternyata menyerang wanita sejak masih muda. Tidak
dapat dipungkiri penyakit osteoporosis pada wanita ini dipengaruhi oleh hormon
estrogen. Namun, karena gejala baru muncul setelah usia 50 tahun, penyakit
osteoporosis tidak mudah dideteksi secara dini. Osteoporosis tidak menampakkan
tanda-tanda fisik yang nyata hingga terjadi keropos atau keretakan pada usia
senja.
Sekitar
80% persen penderita penyakit osteoporosis adalah wanita, termasuk wanita muda
yang mengalami penghentian siklus menstruasi (amenorrhea). Hilangnya hormon
estrogen setelah menopause meningkatkan risiko terkena osteoporosis. Tanda-tanda
osteoporosis diantaranya postur tubuh yang berubah, pada wanita yang telah post-menopouse
menjadi agak membungkuk karena ada penekanan di bagian ruas tulang belakangnya.
Bisa juga terjadi patah tulang tanpa penyebab yang jelas (tulang mudah rapuh).
Meskipun penyakit osteoporosis lebih banyak menyerang wanita, pria tetap
memiliki risiko terkena penyakit osteoporosis. Sama seperti pada wanita,
penyakit osteoporosis pada pria juga dipengaruhi estrogen. Bedanya, laki-laki
tidak mengalami menopause, sehingga osteoporosis datang lebih lambat.
Menurut dr. Nario
Gunawan,SpOT, Specialis Orthopaedi & Traumatologi dari RS Dr. Soetomo
Surabaya, nutrisi yang seimbang masih sangat diperlukan.
Nutrisi yang banyak mengandung kalsium, misalnya terdapat
pada ikan laut. Vitamin D juga bisa membantu kita dengan bantuan paparan sinar
matahari yang cukup, terutama pada pagi hari. Olahraga serta menghindari
pengaruh buruk, seperti minum alkohol yang berlebihan,
banyak merokok dan minum kopi yang berlebihan dapat dijadikan prinsip untuk
mencegah terjadinya osteoporosis dini.(Tik)
Studi
tentang penyakit Osteoporosis dari berbagai sumber :
-
Satu
diantara tiga wanita di atas usia 50 tahun dan satu diantara lima pria di
atas 50 tahun menderita osteoporosis.
-
Penderita
osteoporosis di Eropa, Jepang, Amerika sebanyak 75 juta penduduk, sedangkan
China 84 juta penduduk.
-
Ada 200 juta
penderita osteoporosis di seluruh dunia.Risiko kematian akibat patah tulang
pinggul sama dengan kanker payudara. (Studi Cummings et al, 1989)
-
Prevalensi
osteoporosis untuk umur kurang dari 70 tahun untuk wanita sebanyak 18-36%,
sedangkan pria 20-27%, untuk umur di atas 70 tahun untuk wanita 53,6%, pria
38%.
-
Lebih dari
50% keretakan osteoporosis pinggang di seluruh dunia kemungkinan terjadi di
Asia pada 2050. (Yayasan Osteoporosis Internasional)
-
Mereka yang
terserang rata-rata berusia di atas 50 tahun. (Yayasan Osteoporosis
Internasional)
-
Satu dari
tiga perempuan dan satu dari lima pria di Indonesia terserang osteoporosis
atau keretakan tulang. (Yayasan Osteoporosis Internasional)
-
Dua dari
lima orang Indonesia memiliki risiko terkena penyakit osteoporosis. (DEPKES,
2006)
-
Jumlah
penderita osteoporosis di Indonesia jauh lebih besar dari data terakhir
Depkes, yang mematok angka 19,7% dari seluruh penduduk dengan alasan perokok
di negeri ini urutan ke-2 dunia setelah China.
Wujudkan
Indonesia Sehat 2010
AM
1278 Antariksa Radio Info Kiat Sehat Surabaya
Kirim artikel ke teman anda, tanda (*) harus diisi. |
|